Thursday, April 15, 2010

Honest

To be honest is painfull???

Satu hal yang dari dulu paling sulit aku pahami adalah mengapa melakukan sesuatu, berbuat sesuatu, dan berkata sesuatu dengan yang sebenar-benarnya (jujur-red) itu kadang menyulitkan???
Aku akui banyak kejadian yang aku kurang2i dan lebih2kan untuk tujuan tertentu (entah lebih banyak untuk tujuan yang baik atau tidak baik). tapi yang aku yakini bahwa apabila aku berbuat tidak jujur maka ini akan menjadi peluru yang sewaktu-waktu siap untuk ditembakkan ke arahku (kalaupun masih meleset aku anggap itu hanya keberuntungan, dan Tuhan masih memberiku cobaan untuk memperbaiki diri).

Aku sadar untuk yg satu ini bersumber dari banyaknya sisi-sisi kehidupanku yang tidak ingin diketahui oleh banyak orang, sehingga berdampak pada terbiasanya aku untuk tidak melakukan, bertindak, dan berkata yang sebenarnya..

"Jujur" Aku lebih senang menjadi orang lain ketika berinteraksi daripada menjadi diriku sendiri, aku lebih senang membentuk image daripada harus menampilkan diriku yang aku anggap kurang memuaskan orang. aku lebih senang menggunakan banyak topeng untuk orang-orang yang berbeda-beda. dan yang paling menakutkan adalah aku lebih menyukai bila orang lebih mengenal sisi diriku yang lain dibandingkan yang sebenarnya. aku tidak mau dikenal sebagaimana diriku secara utuh.

Semuanya itu menjadi paralel kedalam semua sikap, tindakan dan ucapan-ucapanku (walau sering bertentangan dengan hati nurani).

Kadang aku berpikir kenapa otakku tidak selalu nyambung dengan hati nurani??? dan kenapa segala yang aku aktualisasikan sering bersumber dari otak???
apakah karena otak mempunyai kemampuan diatas segala kemampuan yang dapat mengendalikan diri??? apakah karena otak letaknya berada di posisi paling tinggi pada tubuhku dibandingkan hati nurani yang berposisi di dada (aku memahaminya hati nurani berada di organ jantung atau hati). Tapi aku tak mau ini menjadi pembenaran bahwa karena aku dikuasai oleh otak, maka aku harus selalu menjadi orang yang tidak jujur...

well, honestly is painful for those who ignore it.
for first steps, i'm already honest to my self
i'm forced hardly for that...

No comments: